Transaksi Keuangan Perusahaan serta Cara Pembukuannya

  • 2 min read
  • Aug 21, 2021
Keuangan Perusahaan

Transaksi keuangan perusahaan merupakan kegiatan yang mempunyai efek ekonomi bagi perusahaan tersebut. Hal ini tidak melulu tentang jual beli, namun juga bisa terkait hilangnya aset karena suatu musibah atau kejadian lain dengan nilai yang bisa diukur menggunakan uang.

Transaksi keuangan perusahaan merupakan faktor penting bagi perjalanan bisnis anda. Oleh karena ini, dalam kesempatan ini kami berikan informasi mengenai pengertian dari transaksi keuangan serta cara melakukan pembukuan menggunakan bukti transaksi.

Jenis-jenis Transaksi Keuangan dalam Perusahaan

Transaksi keuangan dalam perusahaan bukan hanya sekedar uang keluar atau uang masuk saja. Tentu jika anda tidak mengetahui jenis transaksi apa yang dilakukan oleh perusahaan, anda akan merasa kebingungan saat dituntut untuk melakukan pembukuan. Transaksi keuangan dalam perusahaan sendiri dibagi menjadi 2 jenis, yakni transaksi internal dan transaksi eksternal. Berikut penjelasan lengkapnya.

  • Transaksi Internal

Transaksi ini merupakan jenis transaksi yang tidak membutuhkan keterlibatan pihak luar. Dalam artian, jenis transaksi ini hanya berlaku di perusahaan saja serta tidak berpengaruh dalam kondisi keuangan bisnis. Transaksi ini juga disebut dengan transaksi non-pertukaran sebab tidak terdapat jual beli yang dilakukan.

Bagi kegiatan UKM, jenis transaksi ini meliputi bukti kas masuk ketika ada penerimaan uang secara tunai, memo jika terdapat penyusutan aset dan bukti kas keluar sebagai tanda bahwa bisnis anda mengeluarkan uang tunai.

  • Transaksi Eksternal

Jenis transaksi ini yaitu transaksi yang dilakukan bersama pihak luar. Misalnya pembayaran utang, uang masuk hasil penjualan barang ke konsumen, ada piutang yang sudah dilunasi, bayar gaji karyawan, uang keluar untuk membeli stok barang serta pembelian peralatan bisnis.

Macam-macam Bukti Transaksi Keuangan Perusahaan

Struk belanja bukan menjadi satu-satunya bukti untuk setiap transaksi keuangan perusahaan. Transaksi ini merupakan sesuatu yang kompleks, dapat dilakukan baik secara kredit ataupun tunai. Sehingga, satu jenis bukti dalam transaksi yang dilakukan tidak akan cukup. Minimal terdapat 4 macam bukti kegiatan transaksi yang sering dipakai oleh UMKM, yaitu :

  • Struk

Bukti transaksi ini mencatat nomor struk, nama bisnis dagang, jam dan tanggal transaksi, nama barang, jumlah barang, harga, total pembayaran, nama kasir dan metode pembayaran.

  • Faktur

Tagihan yang didalamnya merinci pembelian serta pengiriman barang. Pembayaran dapat dilakukan menggunakan kredit atau cicilan. Faktur mencatat harga dan daftar barang, data perusahaan pembeli dan penjual, jumlah barang, tenggat waktu bila dibayar dengan kredit dan sebagainya.

  • Kwitansi

Bukti penerimaan uang dari penerima. Bagian bonggolnya akan disimpan penerima sedangkan bagian yang dirobek akan diserahkan untuk pembayar.

  • Cek

Cek dikenal dengan perintah pembayaran. Customer yang mempunyai rekening bank akan memberikan cek dengan tulisan nama penerima serta nominal transaksi. Cek ini dapat dicairkan di bank.

Langkah Pembukuan Transaksi Keuangan Perusahaan

Membukukan transaksi keuangan perusahaan merupakan langkah penting untuk menjamin keberlangsungan bisnis anda. Sebuah bisnis akan dikatakan sehat, stabil dan terpercaya jika mempunyai laporan keuangan yang faktual dan rapi. Berikut langkah pembukuan transaksi keuangan yang dapat anda ikuti :

  1. Mengumpulkan bukti transaksi
  2. Cek keaslian dari bukti transaksi ( melihat tanggal, stempel, nominal, signature)
  3. Mencatat transaksi berdasarkan bukti pada jurnal
  4. Memindahkan jurnal pada buku besar
  5. Memisahkan transaksi debit dan kredit di dalam neraca

Nah, itulah ulasan mengenai apa itu transaksi keuangan perusahaan dan bagaimana cara untuk membukukannya. Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai tips keuangan bisnis lainnya, anda dapat melihat website https://www.dolarhijau.com.