Penilaian Pembuatan Laporan Arus Kas Pada Perusahaan

  • 2 min read
  • Jul 19, 2021
Laporan Arus Kas

Dalam suatu perusahaan atau usaha yang terbilang besar pasti menggunakan yang namanya laporan keuangan. Proses pelaporan ini sangatlah penting bagi kelangsungan suatu usaha. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan atau usaha tersebut terbilang untung atau rugi.

Ada banyak bentuk laporan keuangan, salahnya adalah laporan arus kas. Laporan satu ini biasanya dilakukan oleh seorang akuntan. Mereka menilai dan membuat laporan keuangan sesuai permintaan perusahaan. Meski demikian, laporan arusn kas tidak hanya dilakukan oleh perusahaan. Para pengusaha dengan skala menengah pun juga perlu adanya laporan satu ini.

Pengertian Laporan Arus Kas

Laporan arus kas ini dalam bidang ekonomi sering disebut dengan cash flow. Pengertian dari laporan ini merupakan penggambaran dari jumlah uang yang masuk (cash in flow) dan juga uang yang keluar (cash out flow). Jika dipahami sekilas tentu laporan semacam ini sangatlah penting

Misal saja suatu usaha tidak dilakukan pencatatan akan uang yang masuk dan keluar pasti akan kesulitan menentuan laba atau rugi. Tetapi jika tidak sudah tidak dilakukan pencatatan akan berujung rugi. Hal ini tentu ada pihak-pihak yang bermain untuk membuat perusahaan tersebut hancur

Penilaian Laporan Arus Kas

Jika dilihat dari pengertian di atas tujuan utama laporan satu ini adalah mengetahui jumlah penerimaan dan pengeluaran dari suatu perusahaan. Hal ini biasanya dilakukan dalam kurun waktu bisa satu bulan atau satu tahun tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan.

Hal semacam ini sangatlah dibutuhkan oleh semua pihak yang berkaitan dengan perusahaan. Para pihak tersebut diantaranya pelaku bisnis, kreditor, investor dan lain-lain. Dalam laporan ini biasanya menilai akan elemen-elemen tertentu, salah satunya adalah dari sisi kemampuan entitasnya

Proses ini dilakukan dengan melihat akan jumlah uang yang ada beserta waktunya. Jadi proses ini mudahnya melakukan pencatatan secara detail akan uang yang dibelanjakan dan penerimaan uang dari pihak tertentu. Jadi pencatatan ini juga harus jelas kapan waktu melakukan transaksi tersebut.

Selain itu juga, laporan arus kas juga harus jelas dalam membayar sejumlah kewajiban dan deviden. Dalam suatu bisnis proses membayar kewajiban memang meliputi banyak hal, diantaranya gaji karyawan. Jadi pencatatan akan gaji juga harus dijelaskan secara rinci. Sebab, proses laporan arus kas ini tidak hanya dilakukan dalam waktu bulanan tetapi juga per tahun.

Selain gaji karyawan, kewajiban lainnya adalah melunasi hutang. Setiap perusahaan umumnya memiliki sejumlah hutang pada pihak-pihak tertentu. Sehingga, semua ini juga harus di catat. Pelunasan hutang ini masuk dalam kategori kas keluar atau cash out flow.

Selain kewajiban, pihak perusahaan juga harus membayar sejumlah deviden kepada investornya. Deviden ini dihitung berdasarkan dari laba bersih dari perusahaan dikurangi dengan laba di tahan. Untuk laba di tahan ini biasanya di dapatkan dari biaya ekspansi di masa mendatang.

Selain dari kedua penilaian itu, laporan arus kas juga bisa menilai mana yang masuk laba bersih dan kas bersih. Hal ini tentu sangatlah penting karena dengan laba bersih akan terlihat apakah perusahaan itu sukses atau gagal. Laba bersih yang jauh lebih besar dari periode sebelumnya tergolong perusahaan yang sukses. Sebab, perusahaan ini terbukti mengalami perkembangan lebih baik dari sebelumnya.

Itulah beberapa hal tentang seberapa pentingnya penilaian laporan arus kas pada perusahaan. Berbagai laporan di atas bisa saja dipermudah dengan cara menggunakan aplikasi akuntan. Dengan aplikasi perusahaan dapat melakukan berbagai macam pencatatan laporan keuangan. Untuk bisa menikmati dan penggunaan aplikasi tersebut bisa kunjungi: https://www.jurnal.id/id/fitur/aplikasi-akuntansi/.