Seberapa Besar Efek Aktivitas Renang Terhadap Kesehatan Daya Ingat Pada Setip Orang ?

TERNYATA, AKTIVITAS RENANG BERKORELASI LANGSUNG TERHADAP DAYA INGAT. BUKAN HANYA ITU, RENANG JUGA BISA MENJAGA OTAK KITA TERHINDAR DARI KEPIKUNAN. SETIDAKNYA INILAH YANG DIKATAKAN OLEH DR HARMAN DHANI, SPS, DOKTER SPESIALIS SARAF YANG KINI BUKA PRAKTEK DI RUMAH SAKIT HERMINA PASTEUR DAN RUMAH SAKIT HERMINA ARCAMANIK, BANDUNG 2014 HINGGA SEKARANG.


Berenang merupakan salah satu olah raga terbaik yang bisa dilakukan. Pada berenang, seluruh anggota badan mulai dari otot, persendian hingga jantung dan paru aktif bergerak, sehingga hal-hal tersebut berkontribusi pada kesehatan tubuh kita. Olahraga renang juga dapat berperan dalam menghambat terjadinya kepikunan dini pada masyarakat lanjut usia” ujar dr. Harman Dhani, SpS ini. Menurutnya, dalam kaitannya dengan daya ingat, renang dan olah raga lainnya yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan dapat mencegah terjadinya kepikunan, terutama setelah orang tersebut mencapai usia lanjut (lansia).

“Namun, pada mereka yang sudah terlanjur mengalami kepikunan, maka olah raga seperti berenang tetap kita saranakan selama ada pengawasan dari anggota keluarga” ujar dokter jebolan Fakultas Unika Atmajaya Jakarta 2000-2007 .

Ia menambahkan lagi, ketika seorang perenang terbentur pada kepala, yang biasanya di dunia kedokteran disebut sebagai cedera kepala atau trauma kapitis, ini merupakan hal yang harus kita cegah terjadinya, terutama pada perenang yang berusia lanjut. “Perenang yang terbentur kepalanya, mengalami cedera kepala dan sejenisnya, itu bisa saja ringan gejalanya, seperti nyeri kepala dan pusing berputar, hingga berat dengan disertai perdarahan otak sehingga dapat mengancam jiwa” jelas dokter yang juga jebolan Fakultas Unpad Bandung Ilmu Penyakit Saraf 2009- 2014 ini.

Menurut dr. Harman Dhani, SpS , Olahraga renang sangat baik dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan sendi, jantung, paru dan otak kita. Walau ia juga menggarisbawahi agar berhati-hati pada kualitas air kolam renang itu sendiri. “Dampak buruk akibat kualitas dan kebersihan air kolam renang memang dapat menimbulkan masalah kesehatan misalnya diare dan infeksi telinga.

Selain itu, orang dengan gendang telinga yang sudah pecah, sebaiknya tidak dianjurkan untuk berenang karena air dapat masuk hingga telinga sisi dalam dan dapat mencetuskan penyakit-penyakit telinga” paparnya panjang lebar. Dokter Harman Dhani menekankan, aktivitas renang tak hanya untuk menjaga kesehatan saja, tapi juga bisa menjaga diri dari berbagai musibah air yang berbahaya.


Baca juga : Penyebab terkena serangan jantung pada usia muda

“Yang pasti, orang tersebut harus bisa berenang dulu untuk mencegah terjadinya tenggelam. Setelah itu, hal lain yang harus diperhatikan adalah berenang secara rutin dengan durasi yang dapat disesuaikan dengan usia dan stamina tubuh kita. Kemudian, selalu gunakan perlengkapan renang yang benar seperti earplug (kacamata renang) dan pakaian renang yang sesuai. Bagi mereka yang sedang belajar renang, disarankan untuk tidak mengeksplorasi kolam yang dalam” paparnya lagi dengan nada mantab.

Ia menambahkan, ketika perenang mengalami benturan keras di wilayah kepala, maka akan terjadi respon dalam diri yang bisa dikenali. “Pada kejadian benturan atau trauma, tubuh kita akan merespon dengan menimbulkan rasa nyeri yang disertai bengkak, kemerahan dan panas saat diraba” paparnya menjelaskan.

Ia menambahkan, apabila benturan terjadi di anggota gerak, kita perlu memastikan ada atau tidaknya patah tulang yang butuh penanganan darurat. Apabila benturan terjadi di kepala dan kemudia diikuti dengan penurunan kesadaran, maka orang tersebut WAJIB dibawa ke rumah sakit untuk menjalani evaluasi lebih lanjut oleh dokter terkait.

“Sebagai salah satu aspek terpenting dalam kesehatan fisik dan jasmani, maka olahraga rutin seperti berenang, bersepeda dan berjalan kaki, dapat membantu mencegah timbulnya penyakit jantung koroner, stroke, kencing manis dan dapat menurunkan berat badan. Penyakit-penyakit yang disebutkan diatas erat sekali kaitannya dengan terjadinya pikun atau demensia, sehingga dengan olahraga rutin, maka kita juga membantu memelihara kesehatan ingatan kita.


Baca juga : Menurunkan resiko penyakit stroke dan jantung dengan minum teh

Menurut dr. Harman Dhani, SpS, Olahraga berenang adalah olahraga yang sangat baik sekali dilakukan oleh mereka yang masih sehat ataupun yang sudah memiliki kondisi penyakit tertentu. Ia menambahkan lagi, masyarakat yang dapat diuntungkan dengan berenang adalah mereka dengan penyakit jantung, stroke, nyeri punggung bawah atau saraf terjepit dan masalah peradangan pada sendi misalnya sendi lutut, kaki dan bahu. Berenang itu memiliki fungsi seperti fisioterapi di rumah sakit, namun latihan yang dilakukan tidak membebani badan.

No comments:

Powered by Blogger.