IBX585F55DEA78AB Kenali Ciri Dan Cara Melaporkan Berita Hoax Yang Beredar - Iseng Nulis | Meitri Blog

Latest News

Monday, January 9, 2017

Kenali Ciri Dan Cara Melaporkan Berita Hoax Yang Beredar

berita hoax

Berita palsu atau hoax kerap beredar di dunia maya dan bukan hal baru di media sosial. Di Indonesia saat ini sedang hangat-hangatnya  memperbincangkan isu berita hoax dan menggagas deklarasi anti berita Hoax diberbagai kota. HOAX atau pemberitaan palsu kini kian marak beredar di media sosial. Hampir setiap menit kita bisa melihatnya menjadi viral dengan cepat. Hal ini membuat banyak pihak dirugikan, apakah itu pihak yang namanya dicatut ataukah pihak yang membaca berita hoax itu. Memang dari segi penulisan, berita hoax ditulis layaknya berita asli sehingga bisa menipu pembaca dengan mudah.

Dengan banyaknya beredar situs situs baru yang menyediakan segudang informasi informasi terkini, kita sebagai pengguna , pembaca bahkan penikmat berita berita yang beredar di internet kita harus bisa pintar pintar untuk memilih berita berita yang bisa kita baca agar kita tidak tertipu oleh penyedia atau penerbit berita HOAX atau berita bohong yang tak bisa di bertanggung jawabkan kebenaran isi berita tersebut. Ada tiga ketegori Hoax atau berita palsu, ada yang bertujuan untuk hiburan dan ada juga yang bertujuan politis.

Marilah menjadi pengguna internet yang cerdas dan kritis sebab internet itu berguna untuk mencerdaskan, bukan untuk tertipu dengan berita hoax. Mungkin banyak netizen yang belum mengenal ciri-ciri situs berita hoax. Pengetahuan ini juga penting agar kita bisa mengidentifikasi situs mana saja yang sering menabur berita hoax. Budayakan membaca isi dari sebuah berita yang kamu temukan di internet atau sosmed yang kamu temukan. Karena sebuah berita pasti akan membuat judul yang sebegitu unik untuk menarik pembaca untuk melakukan kunjungan, membaca like atau share. Mengapa? Karena situs situs berita sekarang banyak sekali di produksi tanpa memperdulikan pengaruh kualitas situs tersebut. Banyak situs yang memberikan judul yang sangat menarik tapi isinya cuma kosong.

Jangan khawatir sebab ada beberapa cara untuk mencari tahu apakah sebuah kabar termasuk hoax atau bukan. Berikut ini adalah ciri-ciri situs berita hoax :

  • Hoax  bisa berupa email, pesan broadcast, hingga SMS. Saat ini, hoax banyak ditemukan di sosial media, terutama Facebook. Banyak artikel hoax yang sengaja dipasang untuk mengelabuhi publik dan mendapat Like semata.
  • Biasanya berita terkesan sensasional atau heboh. Membuat yang membaca  langsung bereaksi setelah membaca berita itu.
  • Menggunakan kalimat yang terkesan mendorong pembaca untuk menyebarluaskan pesan tersebut atau  terang-terangan menyuruh  menyebarkannya.
  •  Hoax biasanya diawali kata-kata sugestif dan heboh. Bahkan, ada beberapa hoax yang cukup provokatif dan menyebabkan masalah di masyarakat.
  • contohnya salah satu situs pemberitaan yang muncul di beranda facebook dengan judul "Selamat Jalan Jupe Semoga Amal Ibadah mu di Terima" bagi yang tidak mengikuti pemberitaan tentang selebriti pasti mengira artis Julia Perez (Jupe) meninggal dunia karena sebelumnya memang dikabarkan terkena penyakit kanker, namun pada kenyataannya Jupe saat itu sedang menjalankan Ibadah Umroh selepas pulang dari rumah sakit.
  • Situs berita hoax cenderung mendukung satu pihak dan atau menjatuhkan pihak lain
  • Ini jelas berita hoax yang dituliskan bertujuan untuk kampanye gelap atau provokasi. Periksa saja berita-berita yang pernah dituliskan. Jika anda menemukan semua berita pokoknya sama, contohnya semua berita menjatuhkan si A dan memuji si B, maka itu bukan berita asli.
  • Hoax tidak muncul di media-media massa dan hanya diketahui lewat pesan berantai. Media massa atau online yang terpercaya biasanya sudah terbiasa menyaring berita-berita hoax. Jadi, bila kabar heboh yang anda terima tidak muncul di media, besar kemungkinan kabar itu palsu. Tidak jarang media justru mengklarifikasi adanya kabar hoax.
  • Sering menggunakan istilah yang terkesan ilmiah, yang memanfaatkan ketidaktahuan pembaca.
  • Menggunakan gambar atau image yang tidak relevan atau vulgar atau miss leading untuk memancing klik.
  • Tidak menyertakan sumber asal berita tersebut.
  • Hoax tidak seperti fraud (penipuan), hoax bukan bertujuan untuk menipu secara individu secara financial. Hoax biasanya bertujuan untuk memprovokasi atau mempengaruhi atau membangun opini publik agar berhati-hati terhadap sesuatu.

Bagaimana Menindak Lanjuti Berita Hoax ??

Sekarang ini pemerintah sedang gencar-gancarnya melakukan sosialisasi guna meminimalisir peredaran konten hoax. Masyarakat juga sudah diinformasikan terkait hukuan yang akan mereka terima bila menyebarkan berita hoax atau isu SARA, hal ini sudah diatur di dalam UU ITE.

Saat ini di twitter sedang ramai hastag #BijakHadapiHoax dan pengguna sosmed twitter bisa mengajukan laporan bila menemui berita di sosial media yang mengandung unsur kebohongan atau SARA. Untuk melaporkanya ada beberapa cara seperti berikut ini

Lapor Ke Situs Pemerintah


Terlebih dahulu anda harus melakukan screen shoot beserta url link berita bohong sebagai tanda bukti, setelah itu kirim aduan anda melalui email aduankonten@mail.kominfo.go.id. Laporan yang anda kirim akan langsung di verifikasi dan segera ditindak lanjuti bila memang terbukti. Melaporkan konten yang berbau SARA atau bohong juga bisa melalui situs trustpositif.kominfo.go.id.

Lapor Ke Facebook


Konten yang berbau kebohongan dan SARA bisa saja anda jumpai saat berkunjung ke Facebook. Untungnya pihak dari Facebok telah menyiapkan fitur untuk melaporkan konten tersebut, caranya dengan klik tombol yang berada di bagian pojok kanan atas yang muncul disetiap postingan yang tampil di beranda anda. Muncul halaman "Apa Yang Terjadi ?" dan anda bisa memilih pilihan  "Ini adalah spam" untuk melaporkanya.

Lapor Ke Google


Cara melaporkan ke Google sangat mudah, silahkan scroll ke bagian paling bawah dan klik menu "send feedback". Isilah secara lengkap pada bagian form "Describe your issue or share your ideas" kemudian berikan juga screen shot dari berita bohong yang kamu temukan.

Lapor Melalui Aplikasi



Aplikasi yang bisa anda gunakan untuk melapor berita hoax adalah aplikasii bernama Turn Back Hoax yang bisa anda download secara gratis melalui playstore. Aplikasi ini diciptakan oleh developer software yang tergabung didalam komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia. Aplikasi ini dirancang berbasis crowdsourcing yang artinya akan mengumpulkan berbagai macam berita hoax didalam database hasil laporan dari masyarakat. Aplikasi Turn Back Hoax bisa anda unduh gratis di sini

Dengan beberapa ciri dan cara melaporkan berita bohong diatas semoga dapat membantu anda agar menjadi pembaca yang cerdas, jika menginginkan berita yang nyata hindari membaca berita yang banyak di share di Facebook atau Twitter yang sumber informasinya tidak terpercaya atau tidak jelas.

No comments:

Post a Comment

Dari Redaksi

Semua artikel yang ada di isengnulis.id diambil dari beberapa sumber terpercaya dan artikel tersebut telah kami ubah kalimat dan tatanan bahasa sesuai aturan kami. Ada juga beberapa artikel yang ditulis berdasarkan pengetahuan dan pengalaman pribadi penulis.

Kerjasama

Apabila ingin produk atau lapak online anda kami review di blog ini, silahkan hubungi kami melalui kontak kami. Pasang iklan banner 300x300 atau 720x90 juga bisa di blog ini.