Tanpa Andik Vermansyah, Garuda Bisa Apa Bertanding Dikandang Gajah


Hari ini tanggal 17 Desember 2016 bukanlah sebuah pertandingan ujicoba Tim Garuda melawan Tim Gajah, namun ini adalag pertandingan partai final piala AFF 2016. Rasa spesimis akan kemenangan tim garuda pastinya ada, apalagi sosok Andi Vermansyah tidak bisa ikut berlaga di pertandingan yang amat penting ini. Ini adalah pertandingan final dimana atmosfer serta tekanan dari kedua tim pastinya sangatlah besar. Apalagi tim gajah haruslah mampu mencetak gol karena pada partai final leg pertama kemarin ditundukan 2-1 oleh tim garuda saat berlaga di kandang garuda.

Bagi tim garuda, sudahlah pasti tidak akan mudah ketika bertanding di kandang gajah apalagi kalau melihat statistik dari fifa, tim gajah berada diatas tim garuda. Bermain dikandang sendiri, tim gajah pastinya akan menggempur pertahanan garuda hingga mampu menyarangkan bola di gawang garuda dan meraih kemenangan. Tim gajah saat ini pasti memiliki semangat yang ganda, semangat untuk meraih kemenangan dan semangat dari supporter tuan rumah yang inginkan timnasnya bermain secara maksimal. Hal tersebut pastilah sangat menyulitkan tim garuda untuk menahan gempuran gajah di kandangnya.

Tim garuda haruslah panda-pandai dalam mengatur tempo pertandingan, pilihan dengan bermain terbuka pastinya bukan pilihan yang tepat untuk dilakukan, namun "parkir" di depan gawang garuda juga bukan pilihan yang tepat. Selama ini kekuatan garuda terletak pada kecepatan yang dimiliki oleh kedua pemain sayapnya, namun salah satu pemain sayap andalan tidak bisa turun karena mengalami cidera yang cukup parah. Dengan tidak ikut turunya pemain tersebut, sang juru taktik garuda mungkin saja akan sedikit mengubah skema permainan.

Kalau saja Andik tidak cidera, pemain bertahan dari tim gajah tidak akan terlalu berani untuk ikut maju membantu menyerang, karena mereka sadar pasti akan kalah jika adu kecepatan dengan Andik, namun karena Andik cidera, mungkin saja pemain bertahan gajah berani maju kedepan untuk membantu menggempur pertahanan garuda. Dari hal tersebut saya memprediksikan kalau tim garuda akan mengusung formasi 4-1-1-3-1 atau bisa saja memakai formasi 4-2-3-1.

Mengandalkan 4 pemain bertahan merupakan pilihan yang sudah pasti di andalkan tim garuda dalam laga final nanti. Apakah 4 pemain bertahan sudah cukup untuk meredam serangan gajah ?? Prediksi saya, ahli racik garuda akan menggunakan 2 gelandang bertahan yang akan diposisikan didepan center bek. Mereka bisa diposisikan secara sejajat atau depan belakang. Dengan adanya 2 gelandang bertahan ini, saya rasa garuda mampu untuk meredam gempuran gajah yang datang bertubi-tubi.

Mungkinkah garuda hanya akan bertahan dan mengandalkan hasil imbang ? Mudah-mudahan saja tidak. Tim garuda masih memiliki 4 pemain yang bisa diandalkan untuk menyarangkan bola ke kandang gajah. Apa hal itu tidak mustahil ? Saya rasa tidak. Garuda saat ini memiliki motivasi dan semangat yang tinggi untuk menjadi juara AFF 2016.

Kuncinya adalah semangat juang yang tinggi sama sekali tidak boleh hilang saat pertandingan dimulai hingga berakhirnya pertandingan. Sedikit saja semangat itu hilang maka roh permainan dalam tim garuda juga ikut hilang dan sangat tidak mungkin kemenangan hanya tinggal harapan saja. Garuda harus mampu mewujudkan harapan seluruh rakyat Indonesia, kami semua ingin lagu Indonesia Raya bisa berkumandang di negri gajah dan kalian pulang membawa piala AFF 2016.

Akhir kata penulis hanya mau mengatakan, menang ataupun kalah kami semua tetap akan menyambut kepulanganmu di negri ini dengan kepala tegak. Kami sangat bangga dengan perjuanganmu "TIM GARUDA".

No comments:

Powered by Blogger.