Mengatasi Gangguan Alergi yang Terjadi Pada Anak

alergi pada anak

Masalah gangguan alergi pada anak menjadi salah satu perhatian khusus bagi orangtua. Selain dapat mengganggu kesehatan anak alergi tersebut juga dapat bertahan hingga ia dewasa. Akan tetapi beda ketika orangtua sudah sadar untuk melakukan pencegahan sejak dini agar anaknya tidak mudah mengalami alergi. Dan juga mengatasi dengan segera apabila anak sudah terindikasi memiliki alergi tertentu.

Apabila anda mengira bahwa alergi hanya menyerang organ paru atau kulit, itu sangat kurang tepat. Faktanya alergi juga bisa menyerang semua bagian organ bayi, tidak terkecuali bagian otak. Menurut dari Dr. Widodo Judarwanto, Sp.A dari RS Bunda, jakarta, alergi yang terjadi pada anak dan balita penyebabnya tidak sesederhana dari yang kita duga. Kebanyakan orang berpendapat kalau dampak dari alergi ialah gatal pada kulit, pilek, sesak dan batuk. Padahal yang sebenarnya dampak pada alergi bisa menyasar ke semua organ serta sistem tubuh, seperti paru-paru, saluran kencing, jantung, susunan saraf pada otak, kulit, dan bahkan saluran kencing, ungkap Widodo.

Baca juga : Agar anak suka makan sayuran, coba terapkan beberapa cara ini

Ternyata banyak sekali bahaya serta komplikasi alergi yang bisa terjadi terhadap anak dan balita, sehingga hal tersebut bisa berdampak pada terganggunga tumbuh kembang pada anak. "Resiko dan tanda alergi tersebut bisa diketahui sejak anak keluar dari rahim ibu (dilahirkan), bahkan dengan teknologi yang ada, didalam kandunganpun sudah bisa terdeteksi. Intinya, alergi itu bisa dicegah dengan segera," ujar Dr.Widodo.

Apa Sebetulnya Pengertian Alergi ??

Pengertian alergi ialah sekumpulan gejala akibat dari reaksi respon imun (sistem kekebalan tubuh) yang tidak wajar atau berlebihan. Hal itu bisa diakibatkan oleh berbagai macam faktor. Alergi bisa saja berasal dari faktor keturunan orang tua, kakek atau nenek yang mengidap alergi.

"Jadi apabila di silsilah keluarga yang bermasalah dengan alergi, orang tua wajib waspada terhadap anaknya,"ujar Widodo. Apabila salah satu orang tuanya (misal saka ibu) yang memiliki masalah alergi, maka 25 hingga 30% anak akan tertular, namun apabila kedua orangtuanya yang bermasalah, maka 60 hingga 70% kemungkinan anak akan mengalami hal yang serupa.

Untuk kenali alergi pada anak dan balita, kita wajib mengetahui terlebih dahulu gejala alergi pada orangtua ada silsilah keluarganya. Dengan mengetahui riwayat keluarganya, maka orang tua akan lebih mudah menentukan alergi apa yang dimenyerang anak dan bisa dengan cepat mengetahui obat apa yang harus diberikan untuk mengobati masalah tersebut.

Alergi yang dialami balita dan anak pada umumnya di sebabkan oleh beberapa hal berikut ini
  • Faktor makanan
  • Faktor Cuaca (cuaca terlalu panas atau terlalu dingin)
  • Faktor jenis binatang tertentu
  • Faktor dari jenis minuman tertentu
  • Faktor histori keluarga (keturunan)
  • dan masih banyak lagi

Gejala yang akan timbul ketika anak Anda mengalami alergi adalah:
  • Anak muntah-muntah setelah mengkonsumsi makanan tertentu.
  • Anak mengalami diare dan bolak-balik ke kamar mandi secara terus menerus.
  • Wajahnya akan menjadi bengkak di bagian bibir dan lidahnya.
  • Anak akan mengalami gatal-gatal yang terus menerus.
  • Kulit anak akan memerah karena merasakan seperti terbakar dan gatal secara bersamaan.
  • Anak biasanya bersin-bersin dan batuk tidak berhenti.
  • Anak akan susah bernafas hingga dapat menyebabkan kehilangan kesadaran.

 

Bagaimana Cara Penanganan Alergi Yang Tepat ?

Pada dasarnya alergi yang dialami oleh anaj tidak bisa terjadi seketika, namun membutuhkan waktu yang biasanya cukup lama. Semkain serong anak bersentuhan dengan penyebab dari alergi atau alergen, maka semakin cepat pula anak akan mengalami masalah alergi. Hal seperti ini bisa terjadi karena tubuh mempunyai batasan toleransi, yaitu sebuah batas tertinggi pada tubuh untuk menerima sebuah paparan. Apabila paparan tersebut terjadi secara terus menerus dan berlebihan, maka akan memicu sebuah reaksi dari system pertahanan pada tubuh dan terjadilah yang namanya alergi.

Misalnya saja anak anda pada awalnya tidak alergi terhadap bulu hewan tertentu, namun beberapa hari kemudian sang anak terkena alergi akibat sering menyentuh hewan tersebut. Alergen membutuhkan beberapa waktu yang tidak bisa dipastikan untuk membuat kekebalan tubuh bereaksi terhadapnya (alergen).

Cara terbaik dan paling tepat untuk mengatasi alergi yang dialami anak dengan mengetahui terlebih dahulu apa penyebabnya. Dengan mengetahui apa yang menjadi penyebabnya, anda akan mudah untuk menghindarkan anak bersentuhan dengan penyebab alergi sehingga anak tidak akan mengalami alergi dikemudian hari.

Apabila alergen diakibatkan oleh faktor makanan, sebaiknya anda menunda terlebih dahulu untuk memberikan makanan tersebut pada anak. Bila anda ragu dengan penyabab alerginya, solusi yang terbaik dengan melakukan konsultasi ke dokter spesialis anak. Dokter akan melakukan analisa yang mendalam mengenai masalah tersebut, kemudian memberitaukan penyebabnya kepada anda dan apabila diperlukan dokter juga akan memberikan obat yang tepat.

Untuk para orangtua yang dirumahnya memiliki binatang peliharaan, jangan lupa untuk sering memandikan hewan tersebut atau memberikan batasan kontak dengan anak anda. Dengan melakukan hal tersebut, alergi pada anak yang disebabkan oleh binatang tidak akan lagi terjadi.

Sumber artikel :
http://www.alodokter.com/kenali-penyebab-dan-cara-mengatasi-alergi-pada-bayi
http://doktersehat.com/alergi-pada-anak-bukan-masalah-sepele/

No comments:

Powered by Blogger.